Sementara itu, pengamat pemerintahan menilai metode inspeksi seperti ini merupakan bentuk pengawasan yang efektif, terutama menjelang momen krusial seperti mudik Lebaran yang terjadi setiap tahun. Dengan turun langsung, kepala daerah dapat mengidentifikasi masalah secara cepat dan memberikan instruksi perbaikan tanpa harus menunggu laporan berjenjang.
Gaya kepemimpinan Dedi Mulyadi yang merakyat dan tidak segan turun langsung ke lapangan memang sudah dikenal sejak masa-masa awal kepemimpinannya. Aksi inspeksi dengan motor ini menjadi salah satu bukti komitmennya untuk memastikan pelayanan publik, khususnya infrastruktur jalan, benar-benar berfungsi optimal saat dibutuhkan masyarakat.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat sendiri menargetkan seluruh ruas jalan strategis, baik jalan provinsi maupun yang menjadi kewenangan kabupaten/kota, dapat dalam kondisi prima menjelang puncak arus mudik yang diperkirakan akan terjadi pada pertengahan Maret 2026 mendatang.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.