PUNGGAWANEWS, SERANG – Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendesak agar tema besar Hari Pers Nasional (HPN) 2026 “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat” tidak sekadar slogan, melainkan diimplementasikan dalam aksi konkret guna memperkokoh industri media nasional.
Fadli mengingatkan bahwa dunia pers saat ini menghadapi tekanan yang semakin kompleks, khususnya dalam menghadapi gelombang disinformasi serta transformasi drastis model bisnis media akibat ekspansi platform-platform digital global.
Hal tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan saat mengikuti upacara peringatan HPN 2026 yang digelar di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, pada Senin (9/1).
Menurut Fadli, tema tahun ini memiliki kerangka tiga pilar fundamental yang saling menopang: kesehatan pers, kedaulatan ekonomi, dan ketahanan bangsa. “Ketiga pilar ini menjadi penekanan utama,” katanya.
Presiden Prabowo Subianto yang berhalangan hadir diwakili oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar. Dalam sambutannya, Muhaimin memberikan penghargaan kepada para pekerja pers, seraya mengingatkan bahwa masyarakat tidak cukup hanya mendapat informasi yang cepat, namun juga yang tepat, transparan, dan berdampak positif.
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat mengkritisi terjadinya pergeseran dalam fungsi pers yang idealnya harus rasional, objektif, dan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya mempertahankan peran pers sebagai sarana edukasi masyarakat dan penjaga gerbang arus informasi agar tidak semakin terkikis.
Peringatan HPN 2026 dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, serta Anggota DPR RI Ahmad Fauzi.
Turut hadir Gubernur Banten Andra Soni, Wakil Gubernur Banten Dimyati Natakusumah, Ketua MUI Provinsi Banten A. Bazari Syam, beserta jajaran wali kota dan bupati se-Banten. Acara juga dihadiri delegasi internasional, termasuk Wakil Menteri Komunikasi Malaysia Teo Nie Ching dan beberapa duta besar negara sahabat.
Sebagai bagian dari momentum HPN 2026, Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya untuk berkolaborasi dengan kalangan pers dalam upaya mendokumentasikan kekayaan tradisi, mengangkat narasi jati diri bangsa, serta memperkuat diplomasi budaya Indonesia di kancah internasional.















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.