Yang menarik, sebagian besar proyek megah Arab Saudi saat ini masih dibiayai dari Public Investment Fund (PIF), yakni dana negara yang bersumber dari hasil ekspor minyak. Artinya, proyek-proyek untuk melepaskan diri dari minyak justru masih memakai uang dari minyak. Ini menimbulkan pertanyaan penting, kalau nanti harga minyak anjlok atau cadangan habis sebelum ekonomi baru siap, bagaimana nasib negara ini?

Beberapa pihak membandingkan kondisi ini dengan negara-negara lain. Uni Emirat Arab dianggap sukses dalam diversifikasi ekonomi karena lebih gesit dan skalanya lebih kecil. Tapi Venezuela, misalnya, adalah contoh kegagalan dari terlalu bergantung pada minyak, dan ketika harga anjlok, ekonominya runtuh. Arab Saudi sedang berdiri di persimpangan ini, dan belum ada jaminan akan berakhir di sisi yang mana.

Meski begitu, Arab Saudi punya beberapa keunggulan. Mereka punya dana yang sangat besar, populasi muda yang tumbuh cepat, dan posisi geografis strategis untuk pariwisata dan logistik. Tapi semua itu hanya jadi potensi, bukan jaminan. Untuk bisa tetap kaya tanpa minyak, Arab Saudi harus membuktikan bahwa mereka bukan hanya ahli ngebor, tapi juga bisa merancang, mengelola, dan mengeksekusi ekonomi modern yang kompleks.

Bisa atau tidaknya mereka tetap kaya setelah lepas dari minyak, akan sangat bergantung pada seberapa realistis mereka mengeksekusi rencana-rencana besar ini. Ambisi besar memang menarik di atas kertas, tapi hasil akhirnya ditentukan oleh ketekunan, konsistensi, dan kemampuan adaptasi. Transisi seperti ini bukan sekadar soal uang, tapi juga soal budaya, birokrasi, dan kemauan untuk berubah dari dalam.

Kalau boleh jujur, Arab Saudi memang sedang dalam posisi taruhan besar. Mereka punya semua alat untuk sukses, tapi juga semua risiko untuk gagal. Kalau berhasil, ini bisa jadi contoh spektakuler tentang bagaimana negara bisa bertransformasi secara total. Tapi kalau tidak, mereka mungkin akan kembali bergantung pada minyak, sementara dunia sudah terlanjur beralih ke energi yang lebih bersih.

Oleh : Muammar M. Hassan

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________