Kawasan Timur Tengah menjadi salah satu poros utama diplomasi Presiden Prabowo. Kunjungan dilakukan ke Uni Emirat Arab, Qatar, Yordania, Türkiye, Arab Saudi, hingga Mesir. Dalam setiap pertemuan, Presiden secara konsisten menyampaikan sikap Indonesia yang tegas dalam memperjuangkan perdamaian dan kemanusiaan di Palestina.
Puncak diplomasi Timur Tengah terjadi di Arab Saudi melalui pertemuan dengan Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Pertemuan tersebut menghasilkan komitmen investasi besar sekaligus pembahasan strategis mengenai rencana pembangunan Kampung Haji Indonesia sebagai upaya peningkatan pelayanan jamaah haji Indonesia.
Sementara itu di Mesir, diplomasi Indonesia terkait Palestina memperoleh momentum global. Indonesia menjadi saksi dalam penandatanganan rencana perdamaian antara Palestina dan Israel, menegaskan peran aktif Indonesia dalam mendorong solusi damai di kawasan tersebut.
Pada Juni 2025, Presiden Prabowo berbicara dalam St. Petersburg International Economic Forum di Rusia. Dalam kesempatan itu, Indonesia kembali menegaskan politik luar negeri bebas aktif, terbuka untuk bekerja sama dengan semua pihak tanpa terikat pada blok kekuatan tertentu.
Di kawasan Amerika Latin, Presiden Prabowo mendorong percepatan negosiasi kerja sama ekonomi Indonesia–Uni Eropa, sekaligus membahas kepentingan perdagangan Indonesia terkait hubungan dengan Amerika Serikat. Dalam perundingan dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Prabowo mengakui proses negosiasi berlangsung alot. Namun, hasilnya menunjukkan kemajuan signifikan dengan penurunan tarif impor dari 32 persen menjadi 19 persen, yang dinilai menguntungkan bagi kepentingan Indonesia.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.