Dikutip dari China Xinhua News, Anggota DPR Jim Himes, tokoh senior Demokrat di Komite Intelijen, menyebut serangan ini sebagai “perang atas pilihan sendiri tanpa tujuan strategis yang jelas.” Ia mengaku telah menyampaikan langsung kepada Menteri Luar Negeri Marco Rubio bahwa aksi militer AS di Timur Tengah “hampir tidak pernah berakhir dengan baik.”

Di sisi lain, muncul pula pertanyaan soal transparansi pemberitahuan kepada Kongres. Meski dilaporkan Rubio sempat menghubungi sejumlah anggota parlemen sebelum serangan dilancarkan, juru bicara Senator Jack Reed—tokoh Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata Senat—mengonfirmasi bahwa senator tersebut sama sekali tidak menerima pemberitahuan apa pun. Reed menegaskan Kongres tidak mendapatkan pengarahan maupun informasi intelijen yang memadai terkait operasi militer tersebut.

Kritik tidak hanya datang dari kubu oposisi. Thomas Massie, anggota DPR dari Partai Republik asal Kentucky, juga turut mengecam serangan itu sebagai tindakan perang yang dilancarkan tanpa otorisasi Kongres.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________