Transparansi program juga menjadi alasan mengapa masyarakat diperbolehkan mengunggah foto atau video menu MBG. Saat ini, BGN hanya memiliki sekitar 70 anggota tim pemantauan dan pengawasan SPPG yang bertugas 24 jam memantau seluruh SPPG di Indonesia. Jumlah ini jauh dari ideal dibandingkan dengan banyaknya SPPG yang telah beroperasi.

“Kami sangat berterima kasih bila ada banyak saran, masukan, dan pengawasan dari orang tua murid, guru, serta warga masyarakat lainnya,” ujar Nanik.

Dikutip dari Kompas, Ia juga mengimbau agar pengunggah konten di media sosial menyertakan keterangan lengkap mengenai menu MBG yang dibagikan, termasuk waktu, alamat sekolah penerima manfaat, serta identitas SPPG yang mendistribusikan hidangan.

Ketua Harian Tim Koordinasi 17 Kementerian dan Lembaga untuk pelaksanaan MBG ini memastikan bahwa informasi detail tersebut bukan untuk tujuan intimidasi. Sebaliknya, data lengkap sangat diperlukan agar BGN bersama kementerian dan lembaga terkait dapat segera menelusuri, memastikan kondisi sebenarnya, serta mencegah kejadian yang tidak diharapkan.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________