Summarize the post with AI
Namun pelajaran paling satir untuk zaman modern adalah ini: Seorang lelaki berusia delapan puluh tahun pernah menantang tembok Konstantinopel. Sementara di zaman sekarang, banyak orang muda yang bahkan kesulitan menantang kemalasan diri sendiri—apalagi menantang ketidakadilan yang berdiri kokoh seperti benteng di hadapan mereka.
Abu Ayyub tidak meninggalkan istana megah. Tidak meninggalkan dinasti politik. Tidak meninggalkan harta berlimpah.
Ia meninggalkan teladan.
Dan dalam lintasan sejarah, teladan seperti itu sering kali lebih kuat, lebih abadi, dan lebih berpengaruh daripada seribu pidato yang penuh janji namun kosong dari keberanian.
Wallahu a’lam.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.