Summarize the post with AI

CIANJUR, PUNGGAWANEWS — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi angkat bicara dan memberikan teguran keras kepada para pengelola usaha tambang galian tanah yang aktivitasnya dinilai mencemari ruas jalan umum serta mengancam keselamatan masyarakat. Teguran itu muncul setelah laporan dari warga dan temuan langsung di lapangan mengungkap kondisi jalan yang dipenuhi ceceran tanah dan lumpur dari kendaraan pengangkut material tambang.

Kondisi jalan yang kotor dan licin itu disebut telah memakan korban. Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh saat melintas di area terdampak, bahkan beberapa di antaranya mengalami luka-luka akibat kehilangan kendali di atas permukaan jalan yang menjadi sangat berbahaya, terutama ketika diguyur hujan.

Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kepentingan ekonomi dari sebuah usaha tidak bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan keselamatan masyarakat luas yang memanfaatkan fasilitas jalan raya sebagai ruang publik bersama. Menurutnya, setiap pelaku usaha wajib menerapkan standar operasional yang ketat agar material tanah tidak terbawa keluar dari kawasan tambang menuju jalan umum.

Gubernur menilai setidaknya ada dua hal mendasar yang harus dipenuhi oleh pihak pengelola tambang. Pertama, menyediakan fasilitas pencucian ban kendaraan operasional sebelum memasuki jalan umum. Kedua, melakukan pembersihan jalan secara rutin sebagai bentuk tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan dari aktivitas mereka.



Follow Widget