Baginya, Keramas Bareng bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen berharga untuk memperkenalkan nilai-nilai luhur budaya kepada generasi penerus.
Menjaga Warisan, Mempererat Kebersamaan
Tradisi Keramas Bareng menjadi cerminan nyata bagaimana masyarakat Tangerang tetap teguh menjaga akar budaya di tengah arus modernisasi. Lebih dari sekadar upacara penyambutan Ramadan, ritual ini memperkuat ikatan sosial antarwarga serta mengingatkan pentingnya kebersihan—baik lahir maupun batin—dalam menjalani bulan suci.
Dengan tetap dilestarikan dari generasi ke generasi, Keramas Bareng diharapkan dapat terus menjadi warisan budaya yang hidup dan bermakna, sekaligus memperkaya khazanah kearifan lokal Indonesia.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.