Summarize the post with AI
Media Al Jazeera melaporkan bahwa IRGC baru-baru ini menyerang Bandara Ben Gurion dengan melepaskan ratusan rudal balistik dan rudal hipersonik jenis Fattah. Serangan tersebut dilaporkan menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur bandara internasional terpenting Israel itu.
Dampak Psikologis pada Warga Sipil
Serangan bertubi-tubi ini menciptakan trauma mendalam bagi penduduk Israel. Sejumlah warga terlihat menangis dan mengungkapkan ketakutan mereka di tengah gempuran rudal yang terus berdatangan. “Kami tidak bisa tidur nyenyak. Setiap saat bisa terdengar sirine peringatan serangan,” ungkap salah seorang warga Tel Aviv yang enggan disebutkan namanya.
Kondisi ini diperparah oleh kerusakan yang menimpa Gedung Kementerian Pertahanan Israel. Bangunan tersebut dilaporkan porak-poranda dengan sejumlah kendaraan terbakar di sekitarnya, menciptakan kekacauan di pusat ibu kota.
Kontroversi Operasi Balasan Amerika-Israel
Sementara itu, operasi balasan yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel menuai kontroversi. Rekaman serangan yang dirilis kedua negara tersebut menunjukkan penghancuran sejumlah target yang diklaim sebagai basis rudal dan drone Iran. Namun, analisis pengamat militer independen mengungkapkan bahwa sebagian besar target yang dihantam ternyata hanya replika atau umpan (decoy) yang sengaja dipasang Iran.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.