Dalam sambutannya, Bupati Ratnawati Arif menekankan bahwa MTQ bukan sekadar ajang kompetisi biasa. “MTQ bukan hanya lomba atau festival suara merdu, tetapi simbol upaya kolektif kita untuk memuliakan, mendalami, dan mengamalkan firman Allah. Musabaqah ini adalah media membangkitkan semangat mencintai Al-Qur’an, mulai dari tilawah, tahfizh, hingga tafsir,” tegas Bupati.
Ratnawati juga mengajak agar Al-Qur’an dijadikan sebagai pedoman hidup, khususnya dalam menghadapi tantangan era digital. “Al-Qur’an harus kita jadikan tonggak, fondasi kokoh, kompas jelas, dan sumber nilai utama dalam mengarungi zaman,” tambahnya.
Kepada para peserta, Bupati Sinjai berpesan agar menampilkan kemampuan terbaik dengan menjunjung tinggi sportivitas. “Kalian adalah duta-duta Al-Qur’an. Yang kita cari bukan hanya juara, tetapi semangat untuk semakin dekat dengan Allah melalui firman-Nya,” pungkasnya.
MTQ ke-44 Kabupaten Sinjai diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan generasi Qur’ani sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat menuju Sinjai yang religius dan berkarakter.















Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.