Kisah Pemuda Penjual Keranjang: Dijaga Allah karena Menjaga Diri
Ustadz Adi juga menceritakan kisah dari kitab Tanbihul Ghafilin karya Abu Lait As-Samarqandi tentang seorang pemuda penjual keranjang yang tampan.
Suatu hari, seorang permaisuri terpesona pada penampilannya dan memerintahkan para petugas istana menutup gerbang. Ia memaksa pemuda tersebut untuk melayaninya dengan ancaman hukuman berat jika menolak.
Dalam kebingungan, pemuda itu meminta izin naik ke atap istana. Sesampainya di atap tertinggi, ia berdoa:
“Ya Allah, aku telah menjaga tubuhku puluhan tahun dari perbuatan maksiat untuk menaati-Mu. Aku tidak ingin kehilangan ridha-Mu dalam sekejap ini. Ampunilah hambamu ini.”
Ia pun melompat dari ketinggian—bukan untuk bunuh diri, tetapi untuk menghindari maksiat. Allah memerintahkan malaikat menyelamatkannya, dan ia pun jatuh tanpa cedera.
Setibanya di rumah tanpa membawa hasil dagangan, istrinya bertanya bagaimana mereka akan makan. Pemuda itu menjawab:





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.