Summarize the post with AI
“Kami menggunakan sistem lelang untuk menentukan siapan yang ingin memberikan makanan pada hari tertentu. Tergantung donatur, mereka bisa memilih memasak sendiri atau membeli makanan secara patungan,” jelas pengurus RT.
Setiap harinya, tidak kurang dari 300 hingga 350 porsi makanan disiapkan untuk jamaah yang datang berbuka puasa di masjid tersebut. Pendanaan berasal dari iuran sukarela warga yang tergabung dalam masing-masing RT, mencerminkan semangat kebersamaan yang tinggi.
Dedikasi Para Ibu di Dapur Umum
Salah seorang ibu yang bertugas mengaku bahwa kegiatan ini sama sekali tidak menjadi beban. “Kami sudah lebih dari 20 tahun melakukan ini. Ini bukan hanya soal memasak, tapi juga ajang silaturahmi dan mempererat tali persaudaraan,” tuturnya sambil tersenyum.
Proses memasak dimulai setelah salat Zuhur, terutama untuk menu-menu yang memerlukan waktu pengolahan lebih lama seperti bakso atau sate. Para ibu bekerja secara bergotong royong, berbagi tugas mulai dari mempersiapkan bumbu, memasak, hingga menyajikan hidangan.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.