PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Tim SAR Gabungan kembali berhasil menemukan satu korban dalam operasi pencarian pesawat ATR 42-500 yang mengalami kecelakaan di kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Korban kedua tersebut ditemukan berada di jurang dengan kedalaman sekitar 500 meter dari puncak gunung.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) RI, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan bahwa penemuan ini menambah jumlah korban yang berhasil dievakuasi sejak operasi pencarian dilakukan.
“Sehari sebelumnya kami telah menemukan satu korban, dan hari ini kembali ditemukan satu korban lagi,” ujar Syafii.
Ia menjelaskan, lokasi penemuan korban kedua tidak terpaut jauh dari titik ditemukannya korban pertama. Namun, kondisi medan di lokasi tersebut jauh lebih sulit karena berada di jurang curam dengan kedalaman ratusan meter.
“Korban ditemukan di area jurang yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar 500 meter dari puncak Gunung Bulusaraung,” jelasnya.
Terkait identitas korban, Basarnas belum dapat memastikan secara rinci, termasuk jenis kelamin korban. Informasi awal yang diterima masih beragam dan belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Identifikasi bukan menjadi kewenangan kami. Proses penentuan identitas korban akan dilakukan oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan,” kata Syafii.
Sebelumnya, pesawat ATR 42-500 yang sempat dilaporkan hilang kontak berhasil ditemukan oleh tim Basarnas di kawasan Puncak Bukit Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, pada Minggu (18/1). Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur SAR, meski dihadapkan pada medan ekstrem dan kondisi alam yang menantang.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.