- 2. Niat Puasa: Wajib Sebelum Subuh
- 3. Hal-hal Seputar Puasa
- 4. Ibu Hamil dan Menyusui
- 5. Shalat Tarawih: 8 atau 20 Rakaat?
- 6. Dzikir dan Doa Setelah Tarawih
- 7. Witir Tidak Boleh Dua Kali
- 8. Melafalkan Niat (Usholli)
- 9. Zakat Fitrah: Waktu dan Bentuk
- 10. Besaran Zakat Fitrah
- 11. Zakat Mal (Harta)
- 12. Puasa 6 Hari Syawal dan Qadha
- 13. Ziarah Kubur di Hari Raya
- 14. Prinsip Tarhib Ramadhan
- Penutup
2. Niat Puasa: Wajib Sebelum Subuh
Puasa Ramadhan adalah puasa wajib. Maka niatnya harus dilakukan sebelum azan Subuh.
Jika seseorang:
- Tidur tanpa niat,
- Bangun setelah Subuh,
- Lalu berkata “Saya puasa saja hari ini,”
Maka puasanya tidak sah sebagai puasa wajib, tetapi bisa menjadi puasa sunnah.
Di sebagian masjid, setelah tarawih dan witir, muazin mengingatkan jamaah agar berniat sebelum tidur. Ini untuk menghindari lupa niat.
3. Hal-hal Seputar Puasa
a. Sikat Gigi
- Dari Subuh hingga siang: boleh.
- Menjelang sore: makruh jika menggunakan pasta yang kuat rasanya.
- Siwak tanpa rasa: boleh.
b. Suntikan dan Tetes
- Suntikan obat: tidak membatalkan.
- Tetes mata/telinga: tidak membatalkan.
- Infus (mengandung nutrisi): membatalkan.
c. Berkumur dan Istinsyaq
Berkumur boleh selama tidak berlebihan. Jika berlebihan hingga air masuk tenggorokan, bisa membatalkan.
d. Mencicipi Masakan
Mencicipi di ujung lidah lalu diludahkan tidak membatalkan, selama tidak tertelan.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.