Summarize the post with AI
“Kami percaya sepenuhnya pada prinsip-prinsip inti dewan ini: universalitas, objektivitas, dan non-selektivitas. Semua hak asasi manusia, termasuk hak atas pembangunan, harus diperlakukan secara adil dan setara,” ujarnya.
Sidharto juga merefleksikan perjalanan 20 tahun Dewan HAM PBB yang menurutnya telah mencapai berbagai pencapaian penting, termasuk kemampuannya untuk bermusyawarah dan mencapai kesatuan meski di tengah perbedaan pandangan.
“Sejak pembentukannya, negara-negara anggota telah mengesampingkan perbedaan demi mengakui janji dewan untuk mempromosikan penghormatan universal terhadap perlindungan semua hak asasi manusia,” tambahnya.
Tema Kepresidenan: “For All” – Melibatkan Semua Pemangku Kepentingan
Dengan mengusung tema kepresidenan “For All” (Untuk Semua), Sidharto berjanji akan berinteraksi erat dengan seluruh negara anggota, negara pengamat, lembaga khusus, lembaga hak asasi manusia nasional, organisasi masyarakat sipil, dan organisasi regional.
“Saya akan berupaya menciptakan ruang yang penuh hormat dan inklusif bagi semua pemangku kepentingan, memastikan aksesibilitas, pencegahan diskriminasi, promosi kesetaraan gender, serta partisipasi dari negara-negara kurang berkembang (LDC) dan negara kepulauan kecil yang sedang berkembang (SIDS),” janji Sidharto.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.