Summarize the post with AI
Ramadhan: Bulan Pembiasaan, Bukan Sekadar Musim Amal
Pesan penutup UAS sangat mengena. Ramadhan bukan sekadar musim panen amal yang berakhir begitu Idul Fitri tiba. Ramadhan adalah bulan pembiasaan diri โ membiasakan melawan nafsu, menahan emosi, dan gemar berbagi.
Bukan tanpa alasan bulan setelahnya dinamakan Syawal, yang dalam bahasa Arab berasal dari kata syawwalatil ibilu โ ekor unta yang terangkat. Maknanya: peningkatan. Amal harus terus meningkat, bukan anjlok setelah Ramadhan.
Dzikir dan amal yang tidak membuahkan hasil dalam kehidupan nyata adalah pertanda latihan yang belum tuntas. Buah sejati dari Ramadhan adalah ketika datang godaan, kita tetap ingat dan mampu menahan diri.
Semoga Ramadhan 1447 H menjadi momentum pembiasaan amal terbaik yang terus tumbuh hingga akhir hayat. Aamiin.
Disarikan dari kajian Ustadz Abdul Somad dalam program Indahnya Ramadhan





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.