Summarize the post with AI

Fasilitas Sipil Jadi Target

Bulan Sabit Merah Iran melaporkan bahwa serangan Amerika Serikat dan Israel menyasar area-area yang berdekatan dengan fasilitas medis dan kemanusiaan di Teheran. Serangan udara menghantam kawasan sekitar gedung Bulan Sabit Merah, Rumah Sakit Khatam Al-Anbiya, dan Rumah Sakit Motahari, memaksa evakuasi pasien ke lokasi yang lebih aman.

Tragedi paling memilukan terjadi ketika sebuah sekolah dasar khusus perempuan di Provinsi Hormozgan menjadi sasaran serangan. Pemerintah Iran mengumumkan korban tewas mencapai 153 orang, termasuk siswi-siswi sekolah dasar. Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Arakim, mengecam keras serangan terhadap warga sipil dan menegaskan bahwa Iran tidak akan membiarkan kejahatan ini berlalu tanpa pembalasan.

Komando Militer Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan tengah menyelidiki insiden tersebut dan membantah keterlibatan dalam operasi militer Israel di wilayah Minab. Hingga saat ini, total korban tewas akibat serangan Amerika Serikat dan Israel ke Iran telah mencapai 55 orang di seluruh negeri.

Serangan Meluas ke Fasilitas Strategis

Eskalasi konflik terus berlanjut dengan serangan terhadap berbagai target strategis. Asrama mahasiswa dan kantor media di Teheran mengalami kerusakan parah akibat serangan udara. Iran membalas dengan meluncurkan serangan terhadap Israel serta aset-aset Amerika Serikat di kawasan tersebut.

Garda Revolusi Iran mengumumkan telah melancarkan serangan rudal dan drone skala besar, termasuk terhadap pangkalan militer Amerika Serikat di Uni Emirat Arab, Bahrain, Qatar, Irak, dan Kuwait. Serangan roket Iran juga menghantam jalan raya di Yerusalem, mengakibatkan enam orang terluka.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________