Summarize the post with AI
MARSEILLE, PRANCIS – Pemandangan yang tak biasa namun mengharukan terjadi di kota pelabuhan Marseille, Prancis, ketika ribuan orang dari berbagai latar belakang berkumpul dalam acara buka puasa bersama terbesar yang pernah diselenggarakan di negara tersebut selama bulan Ramadan.
Kawasan yang biasanya ramai dengan hiruk-pikuk aktivitas perkotaan berubah menjadi tempat berkumpulnya ribuan orang yang duduk berdampingan menanti waktu berbuka. Meja-meja panjang tertata rapi memenuhi area lapangan terbuka, di atasnya tersaji beragam hidangan mulai dari kurma, roti, sup hangat, buah-buahan, hingga masakan khas dari berbagai negara.
Keberagaman yang Menyatukan
Marseille, yang dikenal sebagai salah satu kota paling multikultural di Prancis, sekali lagi membuktikan kemampuannya menjadi wadah persatuan di tengah keberagaman. Yang membuat peristiwa ini istimewa bukan hanya jumlah peserta yang hadir, melainkan komposisi mereka yang sangat beragam.
Acara yang dimulai sejak sore hari ini dihadiri oleh komunitas Muslim dari Afrika Utara seperti Aljazair, Maroko, dan Tunisia, serta dari Turki, Timur Tengah, dan berbagai negara lainnya. Namun yang paling menarik perhatian adalah kehadiran warga Prancis non-Muslim yang datang karena rasa ingin tahu dan keinginan menyaksikan langsung tradisi berbuka puasa.
“Banyak dari mereka bahkan duduk bersama di meja panjang dan menunggu waktu berbuka bersama jamaah Muslim,” ungkap salah satu sumber di lokasi.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.