PUNGGAWANEWS, BATAM – Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, telah menyelesaikan rangkaian kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVII Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) yang digelar di Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.
Kehadiran Bupati Ratnawati dalam forum nasional yang berlangsung di Aston Hotel Grand Lotus ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memperkuat koordinasi dan sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan arah pembangunan nasional.
Rakernas XVII APKASI menjadi forum strategis bagi para bupati se-Indonesia untuk menyatukan pandangan dalam menghadapi berbagai tantangan pemerintahan daerah, khususnya terkait pengelolaan fiskal, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta penguatan tata kelola pemerintahan.
Selama pelaksanaan Rakernas, sejumlah isu penting dibahas, antara lain Transfer Keuangan Daerah (TKD), reformasi birokrasi, manajemen aparatur sipil negara, serta penguatan peran pemerintah kabupaten sebagai ujung tombak pembangunan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Forum ini juga dirangkaikan dengan dialog lintas sektor bersama para menteri, yang membahas sektor strategis seperti pertanian, infrastruktur, dana desa, dan pembangunan kawasan perdesaan. Salah satu sesi penting adalah dialog dengan Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, yang menekankan pentingnya penguatan sektor pertanian daerah untuk mendukung ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.
Selain itu, Rakernas juga menghasilkan sejumlah agenda penting, termasuk perumusan rekomendasi kebijakan APKASI tahun 2026, pembahasan revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, peluncuran buku 25 Best Practices Kabupaten, serta peresmian Pusat Promosi Investasi Daerah (PPID).
Dengan berakhirnya Rakernas XVII APKASI, diharapkan hasil dan rekomendasi yang dirumuskan dapat menjadi acuan bagi Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam memperkuat pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.