Madrasah Gazi Husrev-beg: Menjaga Tradisi Keilmuan Islam
Pendidikan Islam di Travnik memiliki akar yang dalam. Madrasah Gazi Husrev-beg, sekolah tertua di kota ini, menjadi pusat pelestarian ajaran Islam tradisional. Profesor Anis Jugović, seorang pendidik di madrasah tersebut, menjelaskan bahwa institusi pendidikan ini sangat fokus pada program tahfiz Al-Qur’an.
“Kami tidak hanya mengajarkan cara melafalkan Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga memastikan para santri memahami makna dari setiap ayat yang mereka baca,” ungkap Jugović.
Madrasah yang awalnya hanya menerima santri laki-laki ini mulai membuka kesempatan bagi santri perempuan sejak 2004. Kini, 436 siswa—dibagi dalam empat tingkat kelas dengan komposisi 12 siswa perempuan dan 8 siswa laki-laki per kelas—menimba ilmu di institusi yang diakui dan didanai sepenuhnya oleh negara ini.
Pemandangan santri yang tetap menyempatkan membaca Al-Qur’an saat jam istirahat menjadi potret indah tentang bagaimana nilai-nilai keislaman tertanam kuat dalam keseharian mereka.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.