Untuk umat masa kini yang kondisinya berbeda dengan masa Nabi, Ustaz Adi merekomendasikan:
- Bulan Rajab: Mulai latihan puasa sunnah secara bertahap
- Bulan Sya’ban: Intensifkan latihan puasa, tingkatkan tilawah Al-Qur’an
- Menjelang Ramadan: Susun agenda harian dari sahur hingga berbuka
- Persiapan Keluarga: Latih anak-anak secara bertahap sesuai kemampuan
“Jangan sampai saat Ramadan tiba, kita masih bingung mengatur waktu. Seharusnya Ramadan adalah momentum eksekusi dari apa yang sudah kita persiapkan,” tandasnya.
Toleransi dan Nilai Kebangsaan
Dalam kesempatan yang sama, Ustaz Adi juga menyinggung nilai toleransi umat Islam Indonesia yang patut dibanggakan, termasuk fakta bahwa meski mayoritas penduduk beragama Islam, hari libur nasional adalah Minggu, bukan Jumat.
“Bahkan kemerdekaan Indonesia diproklamirkan pada hari Jumat di bulan Ramadan. Ini menunjukkan betapa momen-momen besar dalam Islam membawa berkah bagi bangsa,” ujarnya.
Kajian lengkap Ustaz Adi Hidayat tentang persiapan Ramadan dapat diikuti melalui berbagai platform digital, sebagai bagian dari seri Fiqih Ramadan yang disampaikannya.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.