Makna Tarḥīb Ramadan
Ustaz Adi menjelaskan secara mendalam asal kata tarḥīb yang berakar dari kata raḥaba – yuraḥḥibu – tarḥīb, yang bermakna melapangkan hati secara bertahap dan sungguh-sungguh.
“Ketika kita mengucapkan ‘Marḥaban yā Ramaḍān’, kita menyatakan kesiapan menerima Ramadan dengan hati yang lapang, siap menerima segala perintah dan larangan Allah SWT,” ujarnya.
Peringatan Keras bagi yang Menyia-nyiakan Ramadan
Dalam kajiannya, Ustaz Adi juga menyampaikan hadis yang diriwayatkan dari Malaikat Jibril: “Raghima anfujulin adrakaRamadan falam yughfarahu” (Celakalah orang yang mendapati Ramadan namun tidak mendapat ampunan).
“Ini adalah satu dari tiga doa Jibril yang diamini langsung oleh Nabi SAW. Bayangkan, diberi kesempatan 29-30 hari dengan pintu ampunan terbuka 24 jam, namun tidak dimanfaatkan,” tegasnya.
Strategi Praktis Persiapan Ramadan





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.