Pasar Mulai Hidup, Harga Masih Mencekik

Setelah dua tahun penuh keterbatasan akses pangan, pasar-pasar di Gaza mulai menampakkan tanda-tanda kehidupan. Berbagai bahan makanan kembali tersedia di pusat-pusat perbelanjaan, membangkitkan secercah harapan di tengah puing-puing kehancuran.

Namun, kelegaan tersebut tidak sepenuhnya dirasakan warga. Harga kebutuhan pokok masih melambung tinggi, jauh di atas harga normal sebelum perang meletus. Kondisi ini membuat banyak keluarga kesulitan mengakses bahan makanan untuk persiapan berbuka dan sahur.

“Walaupun pasar sudah tampak ramai, harga di sini masih sangat sulit dijangkau oleh warga,” jelas Reinaldi. Situasi ekonomi yang terpuruk pasca-konflik berkepanjangan membuat daya beli masyarakat menurun drastis, sementara kebutuhan dasar terus meningkat di bulan Ramadan.

Krisis Air Bersih dan Obat-Obatan

Selain pangan, kebutuhan vital lain yang masih menjadi tantangan besar adalah air bersih. Warga Gaza sangat bergantung pada pasokan air dari truk-truk bantuan yang dikirim oleh berbagai organisasi kemanusiaan. Truk-truk tersebut biasanya datang sekali sehari, terutama ke daerah padat penduduk dan kamp-kamp pengungsian.

“Namun, pasokan air ini terkadang tidak mencukupi jumlah penduduk di area tersebut,” kata Reinaldi, menggambarkan betapa kritisnya situasi di lapangan.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________