Summarize the post with AI
Berpuasa 17 Jam di Tengah Musim Dingin Ekstrem
Ramadan di Rusia menghadirkan tantangan unik. Saat bulan suci bertepatan dengan musim dingin, suhu bisa mencapai minus 40 derajat Celsius di beberapa wilayah. Lebih dari itu, durasi puasa di wilayah dekat kutub utara mencapai 15-17 jam per hari, bahkan bisa lebih lama di daerah tertentu.
Meski menghadapi kondisi ekstrem, semangat umat Muslim Rusia untuk beribadah tidak pernah padam. Mereka menjalankan puasa dengan penuh kesabaran dan keteguhan hati. Justru di tengah cuaca dingin yang membekukan, masjid-masjid menjadi oasis kehangatan, baik secara fisik maupun spiritual.
Tradisi Iftar Bersama Terbesar di Dunia
Salah satu tradisi paling dinanti adalah bazar Ramadan dan iftar bersama yang diadakan di sekitar masjid-masjid besar. Bazar menjual beragam makanan, minuman, buku Islam, perlengkapan salat, dan souvenir Islami, menciptakan suasana meriah menjelang berbuka.
Yang paling spektakuler adalah acara buka puasa bersama terbesar di dunia yang diselenggarakan Rusia, dihadiri lebih dari 12.000 umat Muslim. Masjid-masjid dan komunitas sibuk menyiapkan hidangan tradisional Rusia dan Timur Tengah seperti sup, nasi pilaf, kebab, dan berbagai jenis roti. Setelah berbuka, jamaah melanjutkan dengan salat Isya dan Tarawih bersama dalam suasana penuh kebersamaan.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.