Summarize the post with AI

Masjid-Masjid Megah Penuh Sejarah

Beberapa masjid di Rusia tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga menjadi ikon arsitektur dan destinasi wisata religi.

Masjid Katedral Moskow di jantung ibu kota mampu menampung 10.000 jamaah dengan arsitektur yang memukau. Sementara itu, Masjid Kul Sharif di Kazan, Tatarstan, dengan enam menara setinggi 57 meter, menjadi simbol kebangkitan Islam di wilayah tersebut.

Namun, mahkota megahnya adalah Masjid Nabi Muhammad (Masjid Shalim) di Shali, Chechnya – masjid terbesar di Eropa dengan kapasitas lebih dari 30.000 jamaah. Dibangun dengan marmer berkualitas tinggi dari Yunani, masjid berwarna dominan putih ini memiliki empat menara setinggi 63 meter dan kubah utama berdiameter 23 meter yang dihiasi ornamen emas. Diresmikan pada 2019, masjid ini menjadi simbol kebangkitan Chechnya setelah bertahun-tahun dilanda konflik.

Masjid Biru: Jejak Persahabatan Indonesia-Rusia

Di Saint Petersburg berdiri Masjid Biru (Blue Mosque) yang memiliki ikatan sejarah dengan Indonesia. Pada 1956, Presiden Soekarno berkunjung ke Rusia dan menemukan masjid berkubah biru yang telah dialihfungsikan menjadi gudang oleh pemerintah Uni Soviet. Soekarno meminta agar masjid tersebut dikembalikan fungsinya sebagai tempat ibadah – permintaan yang dikabulkan.

Sejak itu, masjid yang dibangun dengan granit biru dan hijau tosca berlantai tiga dengan kapasitas 7.000 jamaah ini dikenal sebagai Masjid Soekarno. Bangunan bersejarah ini kini menjadi destinasi favorit diaspora Indonesia yang berkunjung ke Saint Petersburg.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________