PUNGGAWANEWS, SINJAI – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sinjai kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas daftar pemilih melalui pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB). Kegiatan ini berlangsung di Media Center Bawaslu Sinjai, Jl. Persatuan Raya, Kecamatan Sinjai Utara, Jumat (5/12/2025) pagi.
Rakor dibuka oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Muh. Akbar Juhamran, yang hadir mewakili Bupati Sinjai. Ia menyampaikan bahwa pemutakhiran data pemilih merupakan bagian fundamental dalam mewujudkan pemilu yang berkualitas dan berintegritas.
Ketua Bawaslu Sinjai, Muhammad Arsal Arifin, menegaskan bahwa proses pengawasan terhadap PDPB telah berlangsung sejak awal tahun. Menurutnya, kualitas data pemilih dipengaruhi oleh validitas temuan di lapangan serta kerja sama antarinstansi.
“Pengawasan pemutakhiran data telah kami lakukan sejak Januari 2025. Semua tahapan berjalan sesuai regulasi. Kami berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan agar data pemilih benar-benar bersih dan akurat,” ujar Arsal.
Sementara itu, Akbar Juhamran menekankan pentingnya pemutakhiran data sebagai fondasi legitimasi pemilihan. Ia menyebut bahwa daftar pemilih bukan sekadar angka, melainkan bagian dari proses yang menentukan kepercayaan publik terhadap hasil pemilu.
“Pembaharuan data harus dilakukan secara bertanggung jawab dan berdasarkan bukti. Inilah yang memastikan daftar pemilih dapat dipertanggungjawabkan,” ungkapnya.
Pemerintah Kabupaten Sinjai juga menyampaikan apresiasi atas langkah Bawaslu yang terus memperkuat mekanisme pengawasan berbasis data. Pemkab berkomitmen mendukung percepatan pembaruan data kependudukan, mulai dari tingkat desa hingga kecamatan.
“Setiap temuan, sekecil apa pun, harus dipastikan ditindaklanjuti. Kolaborasi yang solid akan menghasilkan data pemilih yang jauh lebih berkualitas,” tambah Akbar.
Dalam Rakor tersebut, Bawaslu bersama KPU Sinjai membahas beberapa strategi penting, di antaranya:
- Penguatan koordinasi untuk memastikan data pemilih selalu mutakhir.
- Monitoring langsung di lapangan agar proses pemutakhiran berjalan sesuai standar.
- Mekanisme penerimaan laporan masyarakat terkait data tidak valid, ganda, atau belum terdaftar.
- Analisis dan verifikasi data guna mendeteksi potensi kesalahan atau pelanggaran.
Rakor dihadiri oleh Ketua dan Komisioner KPU Sinjai, unsur Forkopimda, perwakilan OPD terkait, para camat, serta seluruh komisioner Bawaslu. Pertemuan ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret yang akan memperkuat sistem pengawasan pemutakhiran data pemilih di Kabupaten Sinjai.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.