PUNGGAWANEWS, Shalat Tahajud atau yang juga dikenal dengan Qiyamullail merupakan ibadah sunah yang sangat ditekankan (sunah muakkadah). Ibadah ini mengandung keutamaan yang luar biasa, tidak hanya menjanjikan ketenangan hidup dan kelancaran rezeki di dunia, tetapi juga meningkatkan derajat kemuliaan di akhirat. Ustadz Khalid Basalamah mengajak umat Islam untuk memahami dan mengamalkan shalat malam ini sebagai wujud syukur dan upaya mendekatkan diri kepada Allah .
Makna dan Kedudukan Shalat Tahajud
Secara bahasa, Tahajud bermakna tidur di malam hari kemudian bangun untuk shalat malam. Istilah ini lebih spesifik dibandingkan Qiyamullail (shalat malam) karena menyaratkan tidur terlebih dahulu. Hukumnya adalah sunah muakkadah, yaitu sunah yang sangat dianjurkan. Nabi Muhammad sendiri tidak pernah meninggalkan shalat malam, baik saat mukim maupun bepergian, bahkan hingga kaki beliau bengkak sebagai wujud syukur kepada Allah.
Mengandalkan dalih “hanya sunah” untuk meninggalkannya adalah kerugian besar. Shalat-shalat sunah, termasuk Tahajud, memiliki peran vital:
- Menyempurnakan Shalat Wajib: Shalat sunah dapat membantu menutupi kekurangan pada shalat wajib kita di Hari Kiamat.
- Mendekatkan Diri kepada Allah: Allah
berfirman dalam hadis Qudsi, “Seorang hamba senantiasa mendekatkan diri kepada-Ku dengan amalan-amalan sunah hingga Aku mencintainya.” Jika Allah sudah mencintai seorang hamba, Dia akan mengontrol pendengaran, penglihatan, tangan, dan kakinya agar hanya digunakan untuk kebaikan.
Dalil-dalil Anjuran Shalat Malam
Banyak ayat Al-Qur’an dan Hadis Nabi yang memuji dan memerintahkan Shalat Tahajud, di antaranya:
- Pujian bagi Hamba Pilihan: Allah memuji hamba-hamba-Nya yang melalui malam hari dengan bertahajud dan berdiri untuk Rabb mereka.”Dan orang-orang yang melalui malam hari dengan bersujud dan berdiri untuk Tuhan mereka.” (QS. Al-Furqan: 64)
- Mendapat Kedudukan Terpuji (Maqam Mahmud): Shalat malam merupakan sarana meraih derajat yang tinggi di sisi Allah.”…dan pada sebagian malam hari shalat Tahajjud-lah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al-Isra’: 79)
- Pujian bagi Ahli Tahajud: Allah menyebut orang yang menyisihkan lambungnya dari tempat tidur (untuk shalat malam) sebagai orang yang beriman sempurna. Mereka berdoa kepada Rabb-nya dengan rasa takut dan harap.”Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka berdoa kepada Tuhan mereka dengan rasa takut dan harap, dan mereka menafkahkan sebagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka. Seorang pun tidak mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyedap1kan pandangan mata, sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (QS. A2s-Sajadah: 16-17)
- Ibadah Terbaik setelah Shalat Wajib: Rasulullah
bersabda, “Puasa yang paling utama setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, bulan Muharram. Dan shalat yang paling afdal setelah shalat lima waktu adalah Shalat Tahajud.”
Tahajud sebagai Wujud Syukur dan Kunci Kelancaran Rezeki
Poin utama untuk giat dalam Shalat Tahajud adalah menjadikannya tanda hamba yang bersyukur. Kisah Aisyah yang melihat kaki Nabi
bengkak karena lama berdiri dalam shalat malam, dan ketika ditanya, beliau menjawab, “Afala akunu ‘abdan syakura?” (Tidakkah aku ingin menjadi hamba yang bersyukur?).
Rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang melimpahโseperti kesehatan, kesempurnaan anggota tubuh, rezeki, dan kesempatan beribadahโseharusnya menjadi motivasi utama Shalat Tahajud, bukan hanya karena adanya hajat atau masalah. Dengan bersyukur, sesuai janji Allah, nikmat akan ditambah:
“Sesungguhnya jika kamu bersyukur, niscaya Aku akan menambah (nikmat) kepadamu…” (QS. Ibrahim: 7)
- Waktu Pengabulan Doa: Waktu Tahajud, khususnya sepertiga malam terakhir, adalah saat Allah
turun ke langit dunia dan bertanya, “Siapa yang berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mengabulkannya? Siapa yang meminta kepada-Ku, maka Aku akan memberinya? Siapa yang memohon ampunan kepada-Ku, maka Aku akan mengampuninya?” Inilah momen emas untuk memohon kelancaran rezeki dan ketenangan hati.
- Tips Melaksanakan Tahajud: Lakukanlah Tahajud dengan penuh tumakninah (ketenangan) dan keikhlasan. Bangun dari tidur, basuh muka, berwudu, dan lakukan shalat terindah yang pernah Anda lakukan. Gunakan wewangian, niatkan ikhlas, dan rasakan ketenangan saat menghadap Rabb semesta alam, yang merupakan puncak kemuliaan seorang mukmin.
Anda bisa menyimak penjelasan lebih lanjut dalam video Shalat Tahajud Rezeki Lancar Hidup Tenang oleh Ustadz Khalid Basalamah. Video ini membahas secara mendalam bagaimana mengamalkan shalat Tahajud sebagai kunci rezeki dan ketenangan hidup.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.