PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Setelah semarak kegiatan Seminar dan Pameran Implementasi Proyek Perubahan PKN II Angkatan IX kemarin, rangkaian acara berlanjut dengan nuansa berbeda. Pagi ini, 11 September 2025 pukul 08.00 Wita, Pusjar SKMP LAN menghadirkan dr. Reny Arniwaty Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., seorang srikandi dari Sulawesi Tengah yang perjalanan hidupnya banyak ditandai dengan pengabdian.
Berawal sebagai dokter yang setia melayani masyarakat, kiprahnya kini berlanjut di panggung kepemimpinan sebagai Wakil Gubernur Sulawesi Tengah periode 2025–2029, mendampingi Anwar Hafid. Dari ruang praktik hingga ruang publik, dr. Reny Lamadjido dikenal sebagai sosok yang menautkan kepakaran dan kepedulian dalam setiap amanah yang diembannya.
Kehadirannya di hadapan peserta PKN II Angkatan IX selain berbagi materi tentang kepemimpinan kewirausahaan, juga menyuguhkan kisah perjalanan seorang perempuan yang mampu menjembatani ilmu, pengalaman, dan hati nurani.
Narasinya tentang jatuh bangun pengabdian memberi warna baru dalam ruang belajar itu, seolah menegaskan bahwa kepemimpinan sejati berakar pada keberanian untuk melayani.
Kepala Pusjar SKMP LAN, Dr. Muhammad Aswad, membuka sesi Ceramah Isu Strategis Aktual: Kepemimpinan Kewirausahaan. Dalam pengantarnya, ia menjelaskan bahwa materi ini diangkat dari gagasan Re-inventing Government dan sengaja dirancang dalam format klasikal. Format ini dipilih agar para peserta dapat berinteraksi langsung dengan pimpinan daerah, menyerap pengalaman nyata, dan belajar dari praktik terbaik kepemimpinan.
Dengan senyum dan nada penuh semangat, ia menutup pengantarnya dengan kalimat sederhana namun menyentuh “Selamat mengikuti sesi pagi ini.” Para peserta pun menanggapinya dengan tepuk tangan, seolah menyetujui semangat kebersamaan yang ingin dibangun.
Sesi kemudian dipandu oleh Muhammad Yunus, S.IP., S.Psi., M.Si., Widyaiswara Ahli Madya, yang hadir dengan sikap hangat dan penuh antusias. Ia menekankan harapan agar Wakil Gubernur Sulawesi Tengah berkenan membagikan kisah nyata dalam birokrasi, sebuah pengalaman yang diyakininya mampu menginspirasi para peserta.
Dalam paparannya, dr. Reny Lamadjido menekankan pentingnya kepemimpinan kewirausahaan bagi pemimpin masa kini. Ia mengingatkan bahwa dunia bisnis dan lingkungan strategis berubah begitu cepat, sehingga organisasi tidak cukup hanya dikelola, tetapi juga membutuhkan pemimpin yang berani berinovasi dan mengambil risiko.
“Dunia terus berubah, dan seorang pemimpin tidak boleh hanya sibuk mengelola. Kita harus berani mengambil risiko dan menghadirkan inovasi, karena di situlah letak keberanian sejati seorang pemimpin,” ujarnya.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa nilai kewirausahaan tidak hanya relevan di dunia bisnis. “Kepemimpinan kewirausahaan bukan hanya milik para pengusaha. Di setiap tingkatan organisasi, dibutuhkan pemimpin yang mampu menciptakan peluang dan menjamin keberlanjutan,” tutur dr. Reny Lamadjido dengan nada penuh keyakinan.
Peserta PKN II Angkatan IX tampak menyimak dengan seksama, mencatat poin-poin penting yang bisa diterapkan dalam tugas dan tanggung jawab mereka masing-masing.
Ia kemudian menautkan konsep tersebut dengan visi “9 Berani” yang kini menjadi arah kebijakan di Sulawesi Tengah. Salah satunya adalah Berani CERDAS, program yang memastikan anak-anak usia sekolah yang terkendala biaya tetap memperoleh akses pendidikan.
“Berani CERDAS kami hadirkan untuk anak-anak usia sekolah yang terkendala biaya. Karena kepemimpinan yang bermakna adalah yang benar-benar memberi manfaat bagi mereka yang paling membutuhkan,” ungkapnya.

Diskusi berlangsung hangat dan penuh keakraban. Setiap pertanyaan peserta mendapat jawaban lugas dan penuh empati dari dr. Reny Lamadjido, menciptakan suasana interaktif yang kaya inspirasi. Dalam keakraban diskusi pagi itu, kepemimpinan hadir sebagai perjalanan berani, menegaskan pentingnya aksi nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat cinderamata oleh Dr. Muhammad Aswad kepada dr. Reny Lamadjido sebagai bentuk apresiasi setinggi-tingginya atas kesediaannya berbagi pengalaman dan wawasan pagi ini. Momen hangat ini ditutup dengan sesi foto bersama, menandai kebersamaan antara narasumber dan peserta PKN II Angkatan IX sekaligus menjadi kenangan berharga dari rangkaian kegiatan yang sarat inspirasi.
Melalui interaksi hangat pagi ini, Pusjar SKMP LAN terus menyiapkan ASN masa depan dengan prinsip “Bigger” memperkuat skala dan legitimasi kelembagaan, “Smarter” mengasah intelektualitas dan inovasi pembelajaran, serta “Better” menjamin aksesibilitas dan inklusivitas dalam tata kelola ASN. Berbekal nilai-nilai ini, lahirlah pemimpin yang adaptif, visioner, dan mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat.Adekamwa – Humas Pusjar SKMP LAN



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.