Summarize the post with AI
Geopolitik Bergeser ke Geoekonomi
Presiden menilai bahwa saat ini terjadi pergeseran penting dari geopolitik ke geoekonomi. Hubungan antarnegara tidak lagi semata soal kekuatan militer, tetapi juga terkait perdagangan, investasi, dan pengaruh ekonomi.
Ia mencontohkan pentingnya diplomasi ekonomi melalui berbagai perjanjian perdagangan internasional, termasuk dengan Uni Eropa dan Kanada. Upaya tersebut dinilai krusial untuk membuka akses pasar bagi produk Indonesia seperti tekstil dan alas kaki, sekaligus menjaga stabilitas lapangan kerja di dalam negeri.
“Kalau hubungan tidak baik, tekanan bisa datang dari berbagai arah. Karena itu kita harus memperkuat posisi tawar dengan memperkuat ekonomi nasional,” tegasnya.
Tegaskan Sikap Non-Blok
Dalam menghadapi rivalitas global, termasuk antara Amerika Serikat dan Tiongkok, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia tidak akan berpihak pada blok manapun. Ia memastikan Indonesia akan menjaga hubungan baik dengan semua negara.
“Kita tidak mau terlibat konflik atau harus memilih salah satu. Kita ingin hubungan yang setara dan saling menghormati dengan semua pihak,” ujarnya.
Pendekatan ini dinilai sebagai kelanjutan dari prinsip non-blok yang telah diwariskan para pendiri bangsa dan terbukti relevan hingga saat ini.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.