Namun, bagi jutaan keluarga yang berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari, program ini adalah harapan nyata. “Bagi sebagian orang yang berkecukupan, mungkin program ini terlihat tidak mendesak. Tetapi bagi mayoritas rakyat kita yang masih berjuang, ini adalah kebutuhan vital,” tegas Prabowo.
Kendati menghadapi resistensi, Presiden menyatakan tetap yakin bahwa kebijakan yang diambilnya berada pada jalur yang tepat. “Sejak awal, saya percaya bahwa tujuan kita mulia dan langkah yang kita ambil adalah benar,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Respons Terhadap Krisis Stunting Nasional
Latar belakang Program MBG, menurut Presiden, tidak bisa dilepaskan dari persoalan stunting yang pernah mencapai angka mengkhawatirkan, yakni 25 persen dari total populasi anak Indonesia. Kondisi ini, menurutnya, tidak akan terselesaikan hanya melalui diskusi akademis atau seminar tanpa aksi konkret.
“Saya belajar dari pengalaman negara lain. Solusi efektif untuk masalah seperti ini hanya bisa dicapai melalui intervensi langsung pemerintah kepada kelompok sasaran: anak-anak, ibu hamil, dan lansia yang membutuhkan,” jelas Prabowo.
Pendanaan Bertanggung Jawab Tanpa Membebani APBN
Menjawab kekhawatiran publik terkait beban fiskal, Presiden menegaskan bahwa Program MBG dibiayai melalui skema efisiensi dan penghematan anggaran, bukan dengan menambah utang secara membabi buta.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.