PUNGGAWANEWS, SINJAI – Pemerintah terus memperluas jangkauan program Sekolah Rakyat sebagai upaya nyata untuk memperluas akses pendidikan berkualitas di seluruh Indonesia. Program yang dicanangkan Presiden RI, Prabowo Subianto, menargetkan pembangunan 500 Sekolah Rakyat secara bertahap, dengan tujuan menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu dan daerah yang selama ini belum terlayani pendidikan dengan baik.
Program strategis ini selaras dengan langkah pemerintah daerah di Kabupaten Sinjai. Bupati Sinjai, Hj. Ratnawati Arif, melakukan kunjungan langsung untuk meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat yang berlokasi di kawasan Kantor Bupati, Lingkungan Tanassang, Kelurahan Alehanuae, Kecamatan Sinjai Utara, pada Senin (26/1/2026) sore.
Dalam pemantaun tersebut, Bupati Ratnawati menyampaikan rasa syukur atas progres awal pembangunan yang kini telah mencapai sekitar 10 persen. Ia menyebut pembangunan sekolah ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Sinjai.
“Alhamdulillah, progresnya sudah mencapai 10 persen. Pemerintah daerah telah menyediakan lahan, dan kita lihat semua berjalan dengan baik, memenuhi syarat, termasuk jumlah tenaga kerja,” ujar Bupati Ratnawati. Ia berharap seluruh tahapan pembangunan dapat selesai tepat waktu sesuai target yang ditetapkan pada bulan Juli mendatang sehingga sekolah segera bisa dimanfaatkan oleh siswa Sinjai.
Bupati juga menegaskan bahwa keberadaan Sekolah Rakyat merupakan bentuk keberpihakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat, sekaligus sebagai bagian dari upaya menyelaraskan kebijakan pemerintah pusat dan daerah.

“Sekolah Rakyat di Sinjai diharapkan menjadi simbol komitmen pemerintah dalam memberikan kesempatan pendidikan yang merata dan berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.
Program Sekolah Rakyat nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto bertujuan memperluas akses pendidikan terutama bagi masyarakat miskin dan lapisan bawah, serta untuk memutus mata rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia. Hingga kini, beberapa Sekolah Rakyat telah beroperasi di berbagai provinsi, dan pemerintah menargetkan pembangunan terus berlanjut hingga mencapai 500 sekolah pada tahun 2029 mendatang.
Dalam kunjungan kerja di Sinjai, Bupati Ratnawati didampingi sejumlah kepala perangkat daerah termasuk Sekda Sinjai Andi Jefrianto Asapa, Kepala Dinas Sosial A. Muh. Idnan, Kepala Dinas PUPR H. Haris Achmad, Camat Sinjai Utara Agus Salam, Lurah Alehanuae Muh. Amir, serta pengawas proyek pembangunan Sekolah Rakyat Sinjai.
Sebagai informasi, pembangunan Sekolah Rakyat Sinjai bersumber dari APBN dengan nilai anggaran sekitar Rp245 miliar, dan dilaksanakan di atas lahan seluas 7,5 hektare. Proyek ini menjadi bagian dari sinergi nasional dalam rangka memperluas akses pendidikan yang layak bagi generasi Indonesia.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.