Summarize the post with AI
“Sebanyak 70 persen kebutuhan energi negara-negara seperti Jepang, Korea Selatan, Tiongkok, Taiwan, hingga Filipina melewati laut Indonesia,” ujarnya.
Presiden merinci sejumlah jalur strategis yang dimaksud, di antaranya Selat Malaka, Selat Sunda, serta Selat Makassar yang menjadi urat nadi distribusi energi dan perdagangan regional.
Meski demikian, Prabowo juga menyoroti masih lemahnya pengelolaan sumber daya alam dalam negeri. Ia menilai kerusakan lingkungan seperti deforestasi dan penggundulan hutan berpotensi menimbulkan dampak serius, termasuk krisis air dan bencana ekologis.
“Kadang-kadang kita sendiri yang tidak mampu menjaga alam kita. Hutan ditebang, air tidak tertahan, akhirnya terjadi kekeringan,” katanya.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.