Investasi Semikonduktor untuk Industri Otomotif dan Elektronik
Agenda kedua yang dibahas adalah penguatan sektor otomotif dan elektronik melalui investasi dalam pengembangan teknologi semikonduktor. Presiden Prabowo menekankan pentingnya Indonesia membangun industri chip atau semikonduktor masa depan yang akan menjadi tulang punggung industri otomotif, digital, dan elektronik nasional.
“Teknologi semikonduktor adalah jantung dari industri modern. Tanpa penguasaan teknologi ini, kita akan terus bergantung pada impor. Oleh karena itu, Bapak Presiden menginstruksikan agar kita mulai serius berinvestasi dalam pengembangan industri chip untuk masa depan Indonesia,” jelas Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.
Investasi ini diproyeksikan akan mendukung transformasi industri otomotif Indonesia menuju kendaraan listrik (electric vehicle/EV) dan kendaraan otonom, serta memperkuat ekosistem industri elektronik yang kini tengah berkembang pesat.
Pemerintah juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara dan perusahaan global yang memiliki keunggulan dalam teknologi semikonduktor, termasuk kemungkinan pembangunan fasilitas produksi chip di dalam negeri.
Groundbreaking 6 Proyek Hilirisasi USD6 Miliar di Awal Februari
Salah satu pembahasan paling dinanti adalah perkembangan rencana groundbreaking enam titik baru proyek hilirisasi senilai USD6 miliar atau setara sekitar Rp96 triliun yang dijadwalkan berlangsung pada awal Februari 2026.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.