Summarize the post with AI
Keputusan Tegas: Exit Strategy Sudah Disiapkan
Presiden menegaskan bahwa selama berada dalam BOP dapat membantu perjuangan rakyat Palestina, Indonesia akan bertahan. Namun, begitu kesimpulan menunjukkan tidak ada harapan dan keterlibatan Indonesia menjadi kontraproduktif—menghabiskan waktu, energi, dan tidak menguntungkan kepentingan nasional—Indonesia akan keluar.
“Saya sudah mengambil keputusan. Saya tidak akan menunggu tujuh negara lain. Kalau saya berkesimpulan tidak ada manfaat, mereka sudah tahu saya akan keluar,” tegas Prabowo.
Ia mengakui setuju penuh dengan pandangan tentang perlunya leverage dalam diplomasi. “We must have leverage. Kita harus punya posisi tawar.”
Syarat Ketat Indonesia dalam BOP
Meski bergabung, Indonesia menetapkan sejumlah syarat yang tidak bisa ditawar. Pertama, Indonesia tidak bergabung sebagai anggota premium yang harus menyetor dana sebesar 17 triliun rupiah atau 1 miliar dolar AS.
Kedua, Indonesia tetap berpegang pada prinsip dasar bernegara. Pasukan perdamaian Indonesia tidak akan melucuti senjata Hamas, melainkan fokus melindungi rakyat Palestina sipil dari serangan dalam bentuk apapun, serta membuka akses bantuan kemanusiaan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.