Summarize the post with AI
“Negara yang tidak stabil keamanan dan politiknya akan selalu gonjang-ganjing. Akibatnya, pembangunan ekonomi menjadi sangat sulit dilakukan. Negara yang mencoba nakal atau tidak patuh pada kehendak mereka akan berakhir menjadi santapan,” tegasnya.
Resolusi PBB: Landasan Keterlibatan Indonesia
Prabowo menjelaskan bahwa rencana Board of Peace akhirnya dimasukkan ke dalam Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 2803, yang tidak diveto oleh negara manapun.
“Rusia dan China ikut mendukung, meskipun tidak eksplisit. Mereka abstain, tapi mengizinkan resolusi ini lolos. Ini adalah syarat yang saya tetapkan sejak awal,” jelas Prabowo.
Sejak semula, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia bersedia menyumbang pasukan perdamaian hanya jika mendapat persetujuan PBB. Setelah Board of Peace disetujui PBB, konsultasi dengan tujuh negara Muslim lainnya pun dilakukan.
“Kami mengambil kesimpulan: kalau kita berada di dalam, mungkin kita bisa mempengaruhi situasi dan membantu rakyat Palestina. Kita tahu ini tidak mudah. Tapi kalau di luar, kita pasti tidak bisa berbuat apa-apa,” ujarnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.