Summarize the post with AI
Menjaga Kehormatan Bangsa
Presiden juga mengingatkan bahwa perjuangan membela kebenaran memang penuh risiko, namun merupakan jalan yang mulia. Ia memberikan motivasi spiritual kepada para jaksa agar tetap ikhlas dan berintegritas tinggi.

“Lebih baik kita nanti dipanggil Tuhan membela kebenaran, membela rakyat, menyelamatkan masa depan bangsa kita. Kita mulia, kita terhormat, kita menghadap Yang Maha Kuasa dengan ikhlas,” ujarnya dengan nada emosional.
Prasasti ini kini menjadi simbol bagi pemerintah untuk menegakkan hukum secara tegas dan adil. Penulisan pesan tersebut sekaligus menandai babak baru penegakan hukum di Indonesia yang lebih berani, transparan, dan sepenuhnya berpihak pada kepentingan rakyat.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.