PUNGGAWANEWS MAKASSAR, 22 Agustus 2025 — Lembaga Administrasi Negara melalui Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintah (Pusjar SKMP) menyelenggarakan Performance Talk Series (PETIS) Seri V di lobi depan teras Kampus Pusjar, sebagai wadah bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk mempresentasikan ide dan solusi inovatif.

Di hadapan rekan kerja, mereka memaparkan Rancangan Aktualisasi yaitu sebuah proses yang melatih CPNS mengubah masalah menjadi gagasan perbaikan kinerja organisasi.

Usman Tamrin, S.A.P., M.A.P., membuka sesi dengan mengangkat sebuah isu yang sering kali menjadi perhatian, yaitu lambatnya serapan anggaran. Dengan penuh semangat, ia mengusulkan sebuah gagasan yang diberi nama SIDAK, atau Sistem Integrasi Data Eksternal Stakeholder.

Solusi ini diharapkan dapat mempercepat proses pertanggungjawaban dan pembayaran honorarium lebih cepat, transparan, dan bebas dari hambatan administrasi yang selama ini kerap memperlambat kerja organisasi.

Selanjutnya, Roberto, S.E., M.M., memaparkan sebuah solusi digital yang humanis. Melihat tantangan kurangnya monitoring dan supervisi dalam penyelenggaraan pelatihan, ia mengusulkan CQA (ClickUp for Quality Assurance), sebuah sistem monitoring berbasis cloud. Ide ini tak hanya tentang teknologi, tetapi juga tentang memastikan setiap proses pelatihan berjalan dengan baik, sehingga kualitas pendidikan bagi para ASN dapat terus terjaga.

Sartika Aprilia Markiones, SE., MM., membawa isu keberlanjutan yang penting bagi setiap program pelatihan. Ia melihat adanya masalah dalam pemantauan pasca pelatihan dan mengusulkan gagasan KOMANDO, singkatan dari Keberlanjutan melalui Optimalisasi Monitoring Aksi Didukung oleh Publikasi.

Konsep ini menunjukkan kepeduliannya agar setiap proyek perubahan yang telah dirancang tidak berhenti di tengah jalan, inovasi birokrasi harus terus berlanjut melalui pemantauan dan publikasi yang konsisten.

Dari sisi penguatan budaya organisasi, A. Muhammad Faruq, S.Tr.A.P. mengusung rancangan

yang menyentuh sisi kolaborasi dan berbagi pengetahuan. Ia mengamati bahwa kegiatan knowledge sharing di antara pegawai Pusjar SKMP belum optimal. Oleh karena itu, ia mengusulkan gagasan yang optimistis, yaitu OPTIMIS (Optimalisasi Performance Talk Series).

Sementara itu, Widya Winarni, S.A.P., M.A.P., menyoroti aspek administrasi dengan rancangan “Digitalisasi Tata Kelola Administrasi Widyaiswara”. Digitalisasi ini diharapkan mampu memudahkan proses kerja, mengurangi beban administratif manual, dan membuka ruang efisiensi baru.

WhatsApp Image 2025 08 22 at 15.21.47 1 | PUNGGAWA NEWS

Terakhir, Muhammad Fauzan, S.Pd., memaparkan rancangan “Implementasi Google Classroom sebagai Platform Cadangan untuk Mengantisipasi Downtime Learning Management System (LMS) di Pusjar SKMP Makassar”. Ia menekankan pentingnya solusi cadangan sederhana namun efektif agar proses pembelajaran ASN tidak terganggu oleh kendala teknis.

Kepala Pusjar SKMP LAN, Dr. Muhammad Aswad, M.Si., yang dikonfirmasi terpisah, mengapresiasi semangat para CPNS. “Apa yang kita dengar hari ini bukan sekadar tugas aktualisasi, tapi cermin bahwa birokrasi bisa lebih manusiawi. Dari keresahan sehari-hari, lahir gagasan untuk melayani lebih baik,” ujarnya.

PETIS Seri V ini menjadi bukti nyata bahwa semangat inovasi dan pelayanan publik yang prima mengalir dalam diri para CPNS. Setiap rancangan yang dipaparkan, dari sistem integrasi data hingga digitalisasi administrasi, tidak hanya berlandaskan teori, tetapi juga dijiwai oleh keinginan tulus untuk memberikan kontribusi terbaik bagi instansi dan masyarakat.

Setelah sesi yang inspiratif ini, para pegawai Pusjar SKMP LAN diajak untuk mengisi formulir evaluasi, sebuah langkah kecil yang menunjukkan komitmen untuk terus berbenah dan menjadi lebih baik lagi di masa depan.

Adekamwa – Humas Pusjar SKMP LAN

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________