Summarize the post with AI
PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibadah kepada masyarakat, Pemerintah Kota Makassar menyelenggarakan program pembinaan massal bagi 500 imam masjid se-Kota Daeng. Langkah strategis ini ditempuh sebagai bagian dari transformasi fungsi masjid dari sekadar tempat ibadah menjadi pusat peradaban dan pemberdayaan umat.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan bahwa program coaching clinic ini merupakan respons terhadap kebutuhan mendesak akan standarisasi kompetensi para pemimpin salat di ratusan masjid yang tersebar di ibu kota Sulawesi Selatan tersebut.
“Peran imam bukan sekadar memiliki lantunan suara merdu. Mereka adalah garda terdepan dalam membimbing umat, sehingga penguasaan ilmu fikih, ketepatan bacaan, hingga kemampuan menciptakan suasana khusyuk menjadi keniscayaan,” tegas Munafri saat ditemui di Makassar, Rabu (18/3).
Kesenjangan Praktik Salat Antarmasjid Jadi Pemicu
Kepala daerah yang akrab disapa Appi ini mengungkapkan, gagasan penyelenggaraan pelatihan berangkat dari pengamatannya selama berkeliling berbagai masjid di wilayah administratif Makassar. Ia menemukan adanya variasi cara memimpin salat yang cukup signifikan antarimam.
“Perbedaan ini bukan hanya soal teknis bacaan, namun juga pemahaman terhadap tata cara salat sesuai tuntunan syariat. Karena itu, keseragaman dan kesepahaman menjadi penting agar tidak menimbulkan kebingungan di kalangan jamaah,” jelasnya.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.