Summarize the post with AI
Pemerintah menggelontorkan dana masif untuk memperkuat infrastruktur pangan nasional. Total investasi mencapai Rp 25 triliun yang dialokasikan untuk dua program utama.
Pertama, pembangunan pabrik pakan ternak senilai Rp 20 triliun untuk mendukung 3.700 peternak rakyat di seluruh Indonesia. Program ini akan dilaksanakan dua fase: 12 lokasi pada fase pertama dan 18 lokasi tambahan pada fase kedua.
Kedua, pembangunan Rice Milling Unit dan perluasan jaringan gudang nasional dengan anggaran Rp 5 triliun dari APBN. Program ini dilaksanakan bersama Badan Urusan Logistik (Bulog).
“Kapasitas gudang sewa kita saat ini hanya 1,2 juta ton dan sudah penuh. Kami membutuhkan infrastruktur baru untuk menyerap hasil panen Februari 2026 mendatang,” jelas Amran.
Untuk melindungi peternak kecil dari gejolak harga pasar, pemerintah akan menetapkan Harga Pokok Penjualan (HPP) untuk produk peternakan seperti daging dan telur, serta pakan ternak. Kebijakan ini ditujukan untuk menjaga stabilitas harga dan melindungi peternak dari fluktuasi pasar yang merugikan.


Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.