Summarize the post with AI

Amran menilai, fakta tersebut membuktikan bahwa ketahanan pangan telah menjelma menjadi persoalan strategis lintas negara. Lonjakan harga energi, terganggunya jalur pelayaran internasional, serta membengkaknya ongkos logistik dikhawatirkan akan memantik inflasi harga pangan sebagaimana yang terjadi pada masa konflik Rusia-Ukraina dua tahun silam.

Transformasi Sektor Pertanian Menuju Sistem Modern

Strategi pembangunan pertanian yang dicanangkan pemerintahan saat ini tidak semata berorientasi pada pencapaian target produksi semata. Lebih dari itu, fokus diarahkan untuk membangun ekosistem pertanian yang tangguh, berbasis teknologi modern, dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

“Kita harus yakin dan optimistis. Indonesia dianugerahi lahan yang luas, ketersediaan air memadai, kondisi iklim mendukung, dan sumber daya manusia yang berlimpah. Bila seluruh potensi ini dimaksimalkan, pencapaian swasembada bukan sekadar angan-angan, bahkan ambisi menjadi lumbung pangan dunia sangat mungkin terwujud. Akan keliru bila kita membiarkan seluruh kekuatan ini tersia-siakan,” tandas Amran.

Pendekatan ganda melalui program intensifikasi dan ekstensifikasi lahan yang dijalankan secara simultan telah membuahkan hasil nyata. Terbukti pada tahun lalu, Indonesia berhasil meraih capaian swasembada beras.

Program intensifikasi dijalankan melalui peningkatan produktivitas lahan pertanian dengan memanfaatkan bibit varietas unggul, penerapan mekanisasi alat pertanian, instalasi pompa air untuk irigasi, serta peningkatan frekuensi masa tanam. Sementara itu, ekstensifikasi dilakukan lewat pembukaan areal persawahan baru dan pengoptimalan lahan rawa sebagai basis produksi alternatif.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________