Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, JAKARTA – Di tengah memburuknya situasi geopolitik dunia yang berpotensi memicu krisis pangan, pemerintah Indonesia mengambil langkah strategis untuk memastikan ketahanan pangan dalam negeri tidak bergantung pada pasokan luar negeri.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, upaya membangun kemandirian pangan menjadi prioritas utama mengingat berbagai negara di dunia saat ini tengah berhadapan dengan risiko kelangkaan pangan yang cukup mengkhawatirkan.

“Ancaman krisis pangan sedang mengintai dunia. Maka dari itu, setiap bangsa wajib membangun fondasi ketahanan pangan yang solid dan tidak menggantungkan diri kepada negara lain,” ujar Amran dalam pernyataannya di Ibu Kota, Minggu pekan lalu.

Pernyataan Mentan tersebut dilatarbelakangi oleh eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah yang dikhawatirkan dapat mengganggu stabilitas distribusi dan harga komoditas pangan secara global.

Berdasarkan data terkini yang dirilis World Food Programme (WFP), intensitas konflik yang terus meningkat berpotensi mendorong lonjakan drastis jumlah penduduk dunia yang menghadapi ancaman kelaparan parah. Proyeksi WFP menyebutkan, hampir 45 juta jiwa dapat bertambah ke dalam kategori rawan pangan akut pada tahun 2026 mendatang.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________