Summarize the post with AI

PUNGGAWANEWS, JAKARTA — Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya dalam mereformasi tata kelola keuangan negara dengan menerapkan strategi efisiensi anggaran secara menyeluruh di seluruh kementerian dan lembaga. Langkah ini ditempuh sebagai bagian dari upaya memperkuat daya belanja pemerintah agar lebih tepat sasaran dan memberi dampak konkret bagi kesejahteraan rakyat.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa kebijakan refocusing dan prioritisasi anggaran kini menjadi instrumen utama dalam mendorong efektivitas pengelolaan keuangan negara. Pernyataan tersebut disampaikan Airlangga saat berada di Seoul, Republik Korea, pada Selasa, 31 Maret 2026.

Menurut Airlangga, pemerintah secara konsisten mengalihkan alokasi anggaran dari pos-pos yang dianggap kurang mendesak. Belanja perjalanan dinas, penyelenggaraan rapat, kegiatan seremonial, serta berbagai pengeluaran non-operasional menjadi target utama pemangkasan. Dana yang berhasil dihemat kemudian diarahkan ke program-program yang dinilai lebih strategis dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk rehabilitasi dan rekonstruksi wilayah terdampak bencana di Sumatra.

Adapun potensi nilai anggaran yang dapat direalokasikan melalui skema prioritisasi dan refocusing ini diperkirakan berada dalam kisaran Rp121,2 triliun hingga Rp130,2 triliun. Pemerintah juga tengah mendorong percepatan realisasi belanja kementerian dan lembaga, disertai upaya optimalisasi penggunaan anggaran secara lebih tajam dan terukur.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________