Summarize the post with AI
Klarifikasi Menkeu ESDM
Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia telah meluruskan informasi yang beredar di masyarakat terkait dugaan krisis BBM nasional akibat konflik Timur Tengah.
Dalam kesempatan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/3), Bahlil menegaskan bahwa kapasitas 21-25 hari bukanlah kondisi darurat, melainkan cerminan kapasitas daya tampung yang memang telah menjadi karakteristik infrastruktur penyimpanan BBM Indonesia sejak lama.
“Sejak dulu, kapasitas storage BBM kita memang berkisar antara 21 hingga 25 hari. Ini bukan hal baru dan bukan pertanda krisis,” tegas Bahlil.
Dengan demikian, pemerintah mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir dan tetap tenang menjelang periode mudik Lebaran 1447 Hijriah, karena pasokan energi untuk transportasi nasional dipastikan aman dan terkendali.





Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.