Summarize the post with AI

Merayakan Ramadan dan Idul Fitri

Suasana Ramadan di Tiongkok, khususnya di wilayah berpopulasi Muslim besar, dipenuhi keunikan dan semangat kebersamaan. Kegiatan sosial dan amal menjadi bagian penting, dengan banyak komunitas menggelar penggalangan dana dan distribusi makanan kepada yang membutuhkan.

Ceramah keagamaan dan pengajian Al-Qur’an rutin diadakan di masjid-masjid dan pusat komunitas. Durasi puasa di Tiongkok berkisar 14-16 jam setiap hari, tergantung waktu terbit dan terbenam matahari di masing-masing kota.

Pasar-pasar halal, terutama di Xinjiang, menjadi sangat ramai selama Ramadan. Bazar dipenuhi beragam makanan khas seperti daging panggang, mie tarik, kue-kue tradisional, dan hidangan khas Uighur lainnya yang menggugah selera.

Buka puasa bersama (iftar) menjadi momen paling dinantikan. Masjid-masjid dan komunitas Muslim sibuk mempersiapkan hidangan tradisional seperti nasi pilaf, kebab, sup, kurma, dan minuman khas Ramadan. Menjelang sore, umat Muslim berdatangan ke masjid atau pusat komunitas untuk iftar bersama.

Iftar juga menjadi ajang menunjukkan solidaritas sosial. Banyak masjid menyediakan makanan gratis untuk fakir miskin dan musafir. Setelah berbuka, jamaah melaksanakan salat Maghrib bersama, dilanjutkan Isya dan tarawih yang menjadi bagian tak terpisahkan dari Ramadan.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________