Summarize the post with AI

Pasar ini bukan sekadar tempat transaksi jual-beli, melainkan telah menjelma menjadi simbol ukhuwah Islamiyah di mana ribuan umat Muslim berkumpul dalam satu tujuan: merayakan dan mensyukuri kehadiran bulan suci Ramadan.

Jejak Sejarah Islam di Tiongkok

Perjalanan Islam di Tiongkok dimulai pada abad ke-7 Masehi, ketika para pedagang Arab dan Persia memperkenalkan agama ini selama masa Dinasti Tang (618-907 M). Islam awalnya menyebar di kalangan pedagang dan masyarakat pesisir.

Salah satu tokoh kunci dalam penyebaran Islam adalah Saad bin Abi Waqqas, salah satu sahabat utama Rasulullah SAW yang dikenal sebagai pemanah ulung dan panglima besar Islam. Pada tahun 651 M, beliau diutus Khalifah Utsman bin Affan untuk menghadap Kaisar Gaozong.

Setibanya di Tiongkok, Saad bin Abi Waqqas mendirikan Masjid Huaisheng di Guangzhou yang diklaim sebagai masjid tertua di daratan Tiongkok. Setelah wafat, beliau dimakamkan di kawasan Guihuagang, Guangzhou. Makamnya yang dikenal sebagai “Shrine of Islamic Sage” kini menjadi destinasi ziarah bagi Muslim dari berbagai penjuru dunia.

Perkembangan Islam mencapai puncaknya saat Dinasti Yuan berkuasa (1271-1368 M). Banyak pedagang dan pejabat Muslim yang bermukim di Tiongkok dan mendapat jabatan tinggi dalam pemerintahan serta perdagangan, sehingga Islam menyebar lebih luas ke seluruh wilayah.

Namun, setelah runtuhnya Dinasti Yuan dan digantikan Dinasti Ming serta Dinasti Qing, umat Muslim menghadapi kebijakan asimilasi yang ketat. Tokoh Muslim terkenal seperti Zheng He muncul pada masa ini, memimpin ekspedisi maritim besar dan membawa Islam ke berbagai wilayah Asia Tenggara dan Afrika.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________