Summarize the post with AI

Penggusuran Berlapis di Tengah Krisis Berkelanjutan

Keprihatinan Palestina semakin mendalam menyusul serangkaian penggusuran yang terjadi belum lama ini. Pekan lalu, sebanyak 15 keluarga dilaporkan diusir paksa dari kawasan Batn al-Hawa di Silwan. Selain itu, tujuh rumah di wilayah Qalandiya juga menerima perintah pembongkaran yang mengancam ratusan warga lainnya.

Pengakuan internasional atas kondisi tersebut datang dari Perserikatan Bangsa-Bangsa. Dalam pernyataannya pada 26 Maret, PBB mengonfirmasi bahwa pasukan Israel telah mengusir paksa sedikitnya 16 keluarga Palestina dari kawasan Batn al-Hawa, mempertegas kekhawatiran atas meluasnya praktik penggusuran di wilayah pendudukan.

Kementerian Luar Negeri Palestina menilai seluruh rangkaian tindakan ini bukan sekadar persoalan sengketa tanah biasa. Mereka menyebut proyek pembangunan yang terus digencarkan di Yerusalem merupakan bagian dari agenda sistematis untuk melakukan yudaisasi Kota Suci — sebuah upaya terencana untuk mengubah komposisi demografis, menggusur warga Palestina, dan mengikis identitas Arab serta Islam di kota yang disakralkan tiga agama besar dunia itu.

Desakan Langkah Konkret dari Dunia Internasional

Dalam nada yang semakin tegas, Kementerian Luar Negeri Palestina mendesak seluruh negara dan organisasi internasional untuk tidak lagi berhenti pada pernyataan kecaman semata. Mereka menuntut langkah-langkah yang lebih nyata dan terukur guna menghentikan gelombang penggusuran yang terus berlangsung, sekaligus mendorong agar seluruh tindakan Israel di wilayah tersebut dinyatakan tidak sah secara hukum internasional.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________