PUNGGAWANEWS, BULU’SARAUNG — Lereng terjal Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menjadi saksi bisu salah satu tragedi penerbangan yang mengguncang nurani bangsa. Cuaca ekstrem berupa hujan tanpa henti, kabut tebal, serta medan bebatuan dan hutan lebat menyelimuti kawasan tersebut saat pesawat ATR 42-500 mengalami kecelakaan dalam sebuah misi patroli dan pengawasan udara.

YouTube player

Pesawat tersebut sebelumnya lepas landas dalam kondisi normal. Tidak ada tanda-tanda gangguan teknis maupun cuaca yang mencurigakan saat awal penerbangan. Di dalam kabin, awak dan personel menjalankan tugas sebagaimana mestinya, tanpa firasat bahwa perjalanan itu akan menjadi yang terakhir.

_________________________________

Dapatkan Update Berita Terkini dari PUNGGAWANEWS, PUNGGAWALIFE, PUNGGAWASPORT, PUNGGAWATECH, PUNGGAWAFOOD,
Klik Disini jangan Lupa Like & Follow!
__________________________________