Summarize the post with AI
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan bahwa kehadiran negara dalam konteks ini tidak hanya soal keamanan semata, melainkan juga menyentuh aspek pembiayaan agar masyarakat tidak terbebani oleh biaya-biaya tidak resmi yang kerap muncul dalam praktik ilegal.
“Negara hadir untuk melindungi jemaah, baik dari sisi keamanan maupun pembiayaan,” tegas Dahnil.
Polri juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran paket haji instan dengan harga menggiurkan yang menggunakan visa nonresmi. Calon jemaah diminta untuk selalu memverifikasi legalitas biro perjalanan sebelum menyerahkan dana pendaftaran dan segera melapor kepada pihak berwajib apabila menemukan gelagat mencurigakan.
Dengan hadirnya Satgas Haji 2026, pemerintah berharap dapat membangun ekosistem penyelenggaraan ibadah haji yang lebih tertib, transparan, dan aman, sehingga setiap jemaah dapat fokus menjalankan ibadah tanpa bayang-bayang penipuan dan ketidakpastian.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.