PUNGGAWANEWS, MAKASSAR – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (KKG PJOK) Kecamatan Mamajang resmi memiliki kepengurusan baru. Melalui forum musyawarah kecamatan yang digelar di SD Negeri Kapota Yudha Makassar, Jumat (13/2/2026), Mahatir ditetapkan sebagai Ketua Umum KKG PJOK Mamajang periode 2026–2029.
Penetapan dilakukan secara aklamasi setelah forum menyepakati hanya terdapat satu calon yang maju dalam pemilihan. Proses musyawarah berlangsung secara mufakat dan penuh kebersamaan.
Ketua panitia pemilihan, Asrul, menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil berdasarkan kesepakatan seluruh peserta forum.
“Melalui hasil musyawarah, peserta meminta agar langsung menetapkan Ketua terpilih karena hanya ada satu kandidat, yaitu Pak Mahatir. Jadi diputuskan secara aklamasi,” jelasnya.
Dalam sambutan perdananya, Mahatir menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh anggota. Ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan kerja kolektif dalam menjalankan roda organisasi.
Menurutnya, KKG PJOK harus menjadi wadah kolaboratif bagi guru untuk terus berkembang, sekaligus selaras dengan program pendidikan Pemerintah Kota Makassar.
“Semoga ke depan kita semakin solid, bersama-sama merumuskan program kerja yang terintegrasi dengan kebijakan pemerintah, khususnya di bidang pendidikan. Kita ingin guru PJOK Mamajang menjadi lebih MULIA Maju, Unggul, dan Inovatif,” tegas Mahatir.
Sementara itu, Aswar selaku Ketua KKG PJOK Kecamatan Tallo periode sebelumnya turut memberikan apresiasi atas dedikasi pengurus lama serta menyampaikan ucapan selamat kepada ketua terpilih.
Ia berharap kepemimpinan baru mampu melanjutkan berbagai program yang telah berjalan serta membawa inovasi demi kemajuan organisasi.
“Terima kasih atas kerja sama seluruh pengurus selama ini. Selamat kepada Pak Mahatir atas amanah barunya. Semoga KKG PJOK Mamajang semakin berkembang dan solid,” ujarnya.
Musyawarah ini menjadi momentum konsolidasi bagi para guru PJOK untuk memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, serta mendorong peningkatan mutu pendidikan jasmani di tingkat kecamatan.



Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.